Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

SOHE Kembalikan Formulir


Mesuji Pematang Panggang – Sebanyak 15 partai politik mendaftarkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel,Syahrial Oesman dan Helmi Yahya (SOHE) di KPUD Sumsel kemarin.Pasangan Syahrial-Helmi tiba di KPUD Sumsel, Kamis (19/6) sekitar pukul 13.30 WIB.Setibanya di KPUD, mereka langsung disambut ribuan pendukung,termasuk ratusan anggota Sriwijaya Mania (pendukung Sriwijaya FC) dan berbagai kesenian tradisional,seperti marawis, barongsai, kuda lumping,dan reog.

Syahrial-Helmi cukup kesulitan memasuki KPUD Sumsel. Pasalnya, ruangan di KPUD Sumsel dipadati seluruh massa parpol yang menimbulkan suasana gaduh. Dengan pengawalan yang cukup ketat, Syahrial yang mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam lengkap dengan peci hitam, masuk terlebih dahulu bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Eddy Santana Putra dan beberapa pimpinan parpol pendukung lainnya

Syahrial-Helmi cukup kesulitan memasuki KPUD Sumsel. Pasalnya, ruangan di KPUD Sumsel dipadati seluruh massa parpol yang menimbulkan suasana gaduh. Dengan pengawalan yang cukup ketat, Syahrial yang mengenakan kemeja putih dibalut jas hitam lengkap dengan peci hitam, masuk terlebih dahulu bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Eddy Santana Putra dan beberapa pimpinan parpol pendukung lainnya.

Sementara, Helmi Yahya yang juga mengenakanpakaianberwarnasenada dengan balutan jas hitam bermotif garis-garis, baru dapat masuk beberapa saat kemudian, lantaran langkahnya terhalang para pendukung yang ingin bersalaman dengannya. Suasana gaduh masih berlangsung saat pimpinan partai politik (parpol) mendaftarkan pasangan ini.

Para pendukung terus menggedor pintu kaca ruang rapat KPUD Sumsel yang dijadikan tempat pendaftaran. Para pimpinan parpol dan organisasi masyarakat (ormas) beberapa kali mencoba menenangkan pendukungnya tetapi tidak terlalu berhasil. Selain pimpinan parpol dan ormas, tampak ikut mengantarkan Syahrial-Helmi, Asisten II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan Budi Rahardjo,tokoh pejuang H Yahya Bahar, dan beberapa tokoh lainnya termasuk salah satunya, Sultan Palembang yakni Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.

Penyerahan berkas dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Eddy Santana Putra sekitar pukul 13.48 WIB.KepadakelimaanggotaKPUDSumsel, Eddy menyatakan niatnya bersama 14 parpol pendukung lain mendaftarkan Syahrial- Helmi.Wali Kota Palembang yang terpilih kembali pada pilkada 7 Juni lalu ini mengatakan sudah melengkapi semua persyaratan seperti tertuang pada undang-undang.

”Namun jika ada persyaratan yang belum lengkap,kami meminta waktuuntukmelengkapinya,” ujar Eddy. Setelah memeriksa berkas pencalonan tersebut, KPUD menyatakan semua berkas persyaratan berdasarkan undang-undang yang diserahkan sudah lengkap.Hanya surat keterangan kesehatan yang belum dilampirkan dan akan menyusul setelah pemeriksaan kesehatan yang telah dijadwalkan KPUD hari ini.

Seusai menyerahkan berkas, Syahrial mengatakan, dirinya bersyukur telah menyelesaikan pendaftaran tersebut, dan dinyatakan sudah lengkapberkas-berkasnya.Selanjutnya, mereka akan menyosialisasikan pencalonannya ke daerah-daerah. ”Alhamdulillah proses mendaftar sudah selesai,insya Allah semua persyaratan sudah lengkap. Setelah ini, kita akanke daerah-daerahmenyosialisasikan diri dan menjelaskan program-program ke masyarakat,” ucap Syahrial di tengah hiruk-pikuk pendukungnya.

Syahrial menegaskan bahwa dirinya siap kalah. Begitu pula dia meminta kepada pasangan lain untuk melakukan hal yang serupa. sebab, pemilihan gubernur merupakan sarana untuk mewujudkan kepentingan masyarakat Sumsel seluruhnya. Menurut Syahrial, jika dirinya dan Helmi terpilih,lima kebutuhan dasar menjadi program pertama yang akan dilakukannya.

Syahrial yakin, kolaborasinya dengan Helmi Yahya mampu melaksanakan amanah tersebut dengan baik. ”Jangan hanya melihat Helmi sebagai seorang artis.Dia juga seorang ekonom dan pemikir yang ulung,”ujarnya. Sebelum mendaftar di KPUD Sumsel, Syahrial dan Helmi melakukan salat zuhur berjamaah di Masjid Agung Palembang. Dalam kesempatan tersebut, dia berpamitan dan sekaligus meminta doa untuk keberhasilan mereka.

Sebelumnya, Syahrial diundang untuk meresmikan sosialisasi di PLN Palembang. dia mengatakan,setelah mendaftar, dirinya sudah melepaskan posisinya sebagai Gubernur Sumatera Selatan. ”Setelah ini, aktivitas saya sebagai calon gubernur akan berhenti,” ucapnya tegasnya. Sementaraitu,Helmi Yahya menyatakan dirinya bersedia mendampingi Syahrial karena dia merupakan pendukung utama Syahrial Oesman.

Helmi menganggap Syahrial sebagai sosok birokrat berpengalaman yang menjadi panutannya.” Kalau ditanya siapa birokrat paling berpengalaman di Sumsel, dia adalah Syahrial Oesman.Sebab, beliau sudah memimpin Sumsel selama lima tahun, dan orang tahu Sumsel sangat maju saat dipimpin beliau,”paparnya. Dengan latar belakangnya sebagai entrepreneur, Helmi menyatakan akan membawa pengalamannya untuk kemajuan Sumsel.

Dia mengatakan, dirinya akan lebih fokus dalam memberdayakan ekonomi masyarakat dengan sumber daya alam yang ada.”Kita akan mengundang investor untuk kerja sama membuka lapangan kerja bagi masyarakat,”ucapnya. Helmi juga mengaku akan segera melepas dunia selebritinya setelah pendaftaran tersebut. Latar belakangnya sebagai selebriti,menurut dia, sebagai kelebihannya dalam membangun Sumsel.

Hari Ini Pemeriksaan Kesehatan

Ketua KPUD Sumsel Syafitri Irwan mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, semua berkas yang dilampirkan pasangan ini sudah lengkap. Namun,kelengkapan berkas secara resmi baru akan dilakukan hari ini hingga 26 Juni mendatang. ”Saat penelitian berkas akan diketahui apakah sudah lengkap atau belum.

Setelah itu,kita akan sampaikan hasil penelitian tersebut ke pasangan calon,dan jika ada yang kurang, diberi kesempatan untuk melengkapinya,”tuturnya. Dia menambahkan,hari ini hingga 23 Juni mendatang, sesuai jadwal,pasangan calon akan memeriksa kesehatannya di Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan pada hari yang berbeda.

”Kedua pasangan calon ini memiliki dukungan yang kuat di masyarakat, dikhawatirkan, jika para pendukung datang bersamaan akan mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat lain,”ujarnya. Pemeriksaan ini sendiri akan dilakukan secara menyeluruhbaiksecarafisikmaupun psikis.

Syafitri mengatakan, hari ini rencananya pasangan Alex Noerdin-Eddy Yusuf akan melakukan pemeriksaan kesehatannya, kemudian disusul pasangan Syahrial- Helmi pada hari beikutnya. ”Sekarang baru kita susun jadwalnya, dan akan kita kirimkan ke pasangan masingmasing, hari ini siapa, besok siapa,”ujarnya menjelaskan.

Lantai KPUD Sumsel Ambrol

Seusai pasangan calon Syahrial-Helmi mendaftar, lantai teras dan bagian dalam KPUD Sumsel dikabarkan ambrol. Di lantai teras KPUD Sumsel misalnya, terdapat lubang berkedalaman sekitar 30 cm.Selain itu,ada retakan memanjang sekitar 2,5–3 meter. Hal itu diduga akibat lantai tersebut tidak kuat menahan ratusan massa yang datang ke Kantor KPUD Sumsel saat mengantar pasangan Syahrial Oesman dan Helmi Yahya.

Sebab sebelum kedatangan mereka,lantai tersebut mulus dan tidak mengalami retak sama sekali. Menjelang kedatangan pasangan tersebut,suasana Kantor KPUD Sumsel juga terkesan angker. Kantor yang biasanya lengang, kemarin dipenuhi polisi, baik yang berseragam maupun berpakaian preman yang menjaga di setiap sudut KPUD.

Sangat kontras dengan kondisi saat pasangan AlexNoerdindanEddy Yusuf mendaftarkan diri pada Senin (16/6) lalu, yang suasananya cukup lengang. Polisi berseragam yang dibantu polisi berpakaian sipil berjaga di pintu masuk KPUD. Bahkan,polisi lalu lintas juga berjaga-jaga di gerbang menuju Kantor KPU Provinsi Sumsel.

Saat wartawan hendak masuk, polisi (yang sebelumnya tidak pernah ada) berjaga di depan pintu dan meminta wartawan mengisi buku tamu. Kondisi yang sangat tidak biasa dengan hari sebelumnya. Sementara, saat beberapa pendukung Syahrial- Helmi datang, dibiarkan berlalu lalang begitu saja.

Aksi Sejuta Tanda Tangan

Pemandangan menarik tampak saat pasangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya melaksanakan salat zuhur berjamaah di Masjid Agung Palembang kemarin. Di halaman masjid, ratusan massa Garda Muda Sriwijaya Sumatera Selatan, pendukung berat Syahrial-Helmi, menggelar aksi sejuta tanda tangan.Sontak, masyarakat yang melintasi kawasan itu berhenti sejenak dan membubuhkan tanda tangan dukungannya.

Tidak ketinggalan para abang becak, pelajar, mahasiswa, LSM, ormas dan OKP, serta masyarakat yang melintas secara beramai-ramai,ikut membubuhkan tanda tangannya. Spanduk warna putih yang panjangnya sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter itu pun dipenuhi tanda tangan dalam waktu sekejap.

Herman,34, salah seorang warga yang ikut membubuhkan tanda tangan mengaku sangat mendukung pasangan Syahrial Oesman-Helmi Yahya (SOHE) untuk maju menjadi gubernur-wakil gubernur Sumsel. Herman bahkan sangat yakin, pasangan ini bakal menang dalam Pilgub Sumsel 4 September mendatang, karena kedua dinilai dekat dan akrab dengan masyarakat.

Ketua Umum Garda Muda Sriwijaya Farlindungan Tengkubulan mengungkapkan,kegiatan tersebut bertujuan menampung aspirasi masyarakat yang ingin mendukung pasangan SOHE. ”Masyarakat yang ingin menyatakan dukungan terhadap SOHE silakan tanda tangan. Aksi ini tidak ada kaitannya dengan program kerja tim pemenangan SOHE,”kata dia di sela-sela kegiatan silaturahmi Syahrial Oesaman dengan jamaah Masjid Agung Palembang,sekaligus berpamitan,kemarin. (a fajrihidayat/ ashariansyah)



2 komentar:

Anonim mengatakan...

putri culun juga mau mencalonkan diri ah...

ririn mengatakan...

hm..kalo Jateng, pilGub -nya hari minggu besok.. tapi kalo disini ga' seheboh itu kaya'nya.. PSIS ga' ikut2an,,, yang daftar juga diem2an,hehe...yah, masuk koran sih,, tapi ga heboh2...